TAHUN 2016 YANG PENUH HARAPAN

Hallo Pembaca yang budiman,
Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog saya yang tercinta ini. Padahal keinginan itu selalu ada. Ditahun 2016 ini, saya punya harapan bahwa apa yang sudah dikerjakan selama ini akan membuahkan hasil sesuai performance yang diharapkan.
Tahun 2016 ini saya akan menyelesaikan pekerjaan saya sebagai ketua Forum Transportasi Antar Perguruan Tinggi (FSTPT) masa bakti 2014-2016. (SK terlampir)
001 SUSPENG FSTPT 2014-2016
Selama periode ini, saya coba mengaktifkan interaksi antar anggota (101 Universitas, PTN dan PTS seluruh Indonesia), melalui pertemuan pengurus yang lebih intens. Sehingga melalui pertemuan tersebut semua Komite bergerak dengan aktif. Komite Anggota, dipimpin oleh Bp. DR. Hitapriya paling giat mengejar target peningkatan anggota. Tidak tanggung tanggung beliau sudah menambah member dari luar negeri. Komite Ilmiah paling sibuk menghimpun, menyeleksi dan mendapatka juara juara serta bibit bibit baru ahli transportasi melalui kegiatan Simposium Tahunan. Komite Ilmiah ini dipimpin oleh Prof. Munawar (UGM), dibantu dengan kerja detail Prof. Leksmono alias Lexy dan Dr. Caroline, membuat Komite ini tangguh dan unik karena menggerakkan hampir semua Doktor dari anggota FSTPT untuk bertugas sebagai Juri. Sementara Komite Publikasi Ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Wimpy Santosa (Unpar) yang sangat mumpuni sudah membuat Jurnal FSTPT online dan membangun kerjasama FSTPT dengan Unpar.
Last but not least, extra ordinary work sedang dikerjakan oleh Tim Gugus Tugas Perbaikan Kurikulum Perkeretaapian oleh penasehat FSTPT, Prof. Danang Parikesit (UGM). Kegiatan Tim ini dibawah koordinasi Komite Kerjasama yang dipimpin oleh Dr. Tri Tjahjono (UI) dan Dr. Sony Wicaksono (ITB).
Semua kegiatan didukung penuh oleh Penasehat FSTPT yang aktif seperti Prof. Agus Taufik Mulyono, Prof. Danang Parikesit dan Prof. Ofyar Tamin yang kesemuanya adalah mantan Ketua FSTPT periode terdahulu serta dukungan Penuh oleh Tim Sekretariat yang meskipun berganti ganti tapi tetap nyambung estafetnya.
Harapan untuk maju bersama hampir terwujud, dimana PTN dan PTS seluruh Indonesia tidak lagi menderita “prejudice” yang membuat rasa inferior dikalangan Universitas big five atau bis three. Yang ada adalah rasa saling berbagi dan menerima kekurangan dan kelebihan anggota lain. Alangkah indahnya kalau prestasi publikasi, dan bidang keahlian Transportasi kita berkembang seiring dengan makin makin tumbuh dan berkembangnya Universitas/Institute/Politeknik anggota FSTPT di Indonesia. Insyaallah.

 

Recent Entries

  • Links

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *