Performance Indicator UN dan Kejujuran

Performance Indicator yang menunjukkan kualitas sekolah dan siswa memang penting dan bagus sekali sebagai bahan evaluasi kementrian pendidikan. Tidak ada masalah dengan keinginan atau cita cita mendapatkan alat ukur pendidikan secara nasional ini. Yang menjadi masalah adalah adanya kecurangan yang konsisten dari tahun ke tahun dan membuat pengawasan dan proteksinya menjadi makin mahal. Sementara kecurangan makin berkembang kecanggihannya. Mengapa?
Hal ini karena yang akan menggunakan alat ukur itu sendiri sebagai ujung tombak adalah sekolah sekolah, masih belum paham dan mengerti.
Pertanyaan saya, mengapa tidak dibuat panduan ke sekolah sekolah sekolah dan terutama ke pelosok pelosok berupa pendampingan pembuatan performance indicator, persekolah. Nanti nilai tersebut diuji kebenarannya, ada masa validasi beberapa bulan, lalu di evaluasi dari tahun ke tahun sampai dapat performance indicator yang murni , benar dan mewakili keadaan sebenarnya.
Jangan memaksakan alat ukur yang sekolah sekolah masih belum mengerti sesungguhnya itu untuk apa, karena mereka akan kreatif berbohong. Siswa jujur kalah dan siswa yang disuruh berbohong malah lebih baik.
Menyedihkan, bila mendengan pengakuan dari ibu ibu yang menceritakan kecurangan yang menimpa anaknya yang pintar dan pengakuan anak anak pintar yang dimusihi satu sekolah karena pengakuan jujurnya.

 

Recent Entries

  • Links

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *