MAHASISWA BARU

Erika, 18 Agustus 2008

Masa liburan tidak lama lagi akan berakhir, tentunya mahasiswa baru sudah bersiap siap dan mungkin tidak sabar memasuki tahapan baru dari kehidupannya, yaitu menjadi mahasiswa.  Setiap mahasiswa mungkin mempunyai definisi yang berbeda tentang dirinya sebagai mahasiswa. Ada yang menganggap dirinya penting untuk diperhatikan, diberikan dan disuapi ilmu sebanyak banyaknya. Ada juga yang masih sibuk menjadi selebriti dan belum tahu apa sesungguhnya kebutuhan dirinya, dan apa yang dia cari di perguruan tinggi ini.

Bagi mahasiswa baru yang sudah mengerti akan posisinya, tentunya dia sudah menyiapkan program dirinya dalam menghadapi perkuliahan dan menyiapkan jadwal kegiatan sendiri. Sehingga nanti jadwal kuliah dapat digabungkan dengan aktivitas kesehariannya seperti kegiatan agama, olahraga, les bahasa, organisasi kepemudaan dan sebagainya.

Bagi mahasiswa baru yang masih belum mengerti posisinya (kebanyakan masih  belum tahu), mereka masih bersifat menunggu. Menunggu dibimbing dan diarahkan. Yang mereka belum tahu adalah bahwa proses pembimbingan dan pengarahan disini tidaklah seratus persen seperti dikelas ketika mereka di SMU. Di perguruan tinggi mahasiswa dibimbing untuk menjadi orang yang mandiri, yang memilih mata kuliah yang akan diikutinya dengan mengisi Kartu Rencana Study (KRS) dan menyesuaikan jadwal kegiatan exkul nya dengan kegiatan kuliah. Interaksi dengan dosen sangat diperlukan, bukan sebagai “top-down” dimana mereka selalu menerima instruksi saja, melainkan mereka dapat menanyakan kebutuhan mereka akan materi perkuliahan dan dimana serta bagaimana mendapatkan  materi tersebut. Dosen akan mengajarkan mata kuliah sesuai dengan bidang keahlian masing masing dosen, lalu mahasiswa selain buku atau diktat yang diberikan dosennya perlu juga mempelajari buku buku seperti yang diberikan dalam referensi. Tidak cukup dengan catatan kuliah saja, mahasiswa harus banyak membaca dan mencari ilmu ditempat lain. Maka perpustakaan dan internet haruslah menjadi sahabat karib mereka.

Hal yang penting dalam perkuliahan adalah selalu mendapatkan informasi tentang perkuliahan, yang diperoleh melalui sumber yang benar. Mahasiswa yang “malas” dan “cuek” akan menerima saja informasi dari temannya, tanpa mengecek kebenaran tersebut terlebih dahulu. Misalnya, ketika temannya kuliah dia tidak hadir, tanpa ijin. Ketika ditanya, jawabnya, menurut sianu dosennya masih diluar kota dan tidak masuk hari ini. Padahal teman yang memberikan informasi salah itu masuk, atau memang malas dan mencari teman yang dapat diajak malas bersama.

Hal lain adalah mengenal dosen dan manajemen fakultas serta manajemen jurusan. Ada hal yang aneh ketika saya sebagai Sekretaris jurusan, mahasiswa menukar nama saya dengan nama ketua jurusan. Ada lagi contoh, seorang mahasiswa yang sudah tamat ingin mendapatkan tanda tangan dekan bertanya kepada pegawai, “Bu, dimana ruang Dekan?” Menurut pendapat ibu tadi, atau menurut siapapun mahasiswa yang dicontohkan tadi sudah “keterlaluan tingkat ketidak peduliannya”.

Bagaimana seharusnya? Kita hidup ini tidak bisa sendiri, menjadi sarjana di perguruan tinggi ini juga tidak bisa dilakukan sendirian tanpa “bersahabat” dengan dosen,  manajemen, jadwal dan sistem yang ada. Tentunya, mahasiswa tidak pantas kalau melakukan kegiatan mengisi Kartu Rencana Study nya dengan tidak mau mengenal dan berinteraksi dengan dosennya, alias menitipkan form yang sudah diisi tadi ke temannya. Atau tidak sopan juga kalau menelpon dosennya dengan mengemukakan keinginannya, “Pak/Bu, saya mau minta tanda tangan”. Proses pengisian KRS adalah proses interaksi antara dosen dan mahasiswa, proses pembimbingan dalam berkehidupan di Kampus, bukanlah proses minta tanda tangan. Pemberian tanda tangan oleh dosen adalah hasil akhir dari bentuk komunikasi yang tercipta. Memang ada juga beberapa dosen dan mahasiswa yang sombong seperti ini. Menganggap orang lain tidak penting. Padahal, bagi dosen, mahasiswa itu penting, karena dalam tugas kita sebagai dosen adalah ingin mencerdaskan kehidupan bangsa dalam hal ini mahasiswa. Bagi mahasiswa, dosen itu penting, karena melalui dosen lah terjadi transfer ilmu yang akan dia pelajari.

Nah bagi mahasiswa baru, selamat belajar, kenali lingkungan anda dengan baik. Mudah mudahan tercapai apa yang dicita citakan. Bagi yang belum mempunyai cita cita, besok akan kita bicarakan bagaimana menggali keinginan atau cita cita anda.

 

Recent Entries

  • Links

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>